Namaku Nadhifa Kayla Putri Wicaksono, Ayahku Jatmiko Wicaksono dan Bundaku Ike Mayasari mereka memanggilku Kay, Aku lahir pada hari Selasa, 19 Februari 2008, di kota Purwokerto, Jawa Tengah Sebelah Barat. Sekarang aku tinggal di Puri Langen Estate Baturraden Purwokerto

Friday, April 24, 2009

Moodnya lagi naik turun banget

Kay lagi moody banget ...Udah ada 5 harian ini, bawaannya mau marah aja dan maunya mimik ASI mulu, mungkin karena sekarang lagi musim pancaroba ke musim kemarau, jadinya hawa panas ikut mempengaruhi perilaku -nya heheheh ... Kalo malem, tidurnya gelisah banget, bentar-bentar mimik trus kalo mimik lama banget, kalo dah terlena bobok, mimiknya digigitin...(mau putus rasanya, sakitnya bow!). Jadinya, sekarang Enda bentar-bentar juga bangun. Untungnya Kay ga ngompol sekarang, jadinya ga extra gantiin celana, ma pasang perlak pengganti, wkwkwkw..

Musim panas emang bikin gerah, emosi anak sekecil Kay juga up and down, kita jadi ga ngerti maunya anak-anak. Nangisnya ga jelas, tadinya ngajakin main, udah dideketin diajakin main, eh marah, mainannya dilempar. Lucunya, kalo kita pura-puran nyuekin, entar Kay sendiri nyamper sambil marah-marah, lagian Kay maunya ga jelas seh, jadinya Bunda serba salah mau gimana ma Kay....

_Semoga musim segera berganti normal_

Wednesday, April 22, 2009

Belajar Cara Kay

Photobucket

Belajar menyayangi dan kebersamaan dengan boneka.

Photobucket

Belajar mengenal lingkungan dengan jalan-jalan

Photobucket

Belajar tekhnologi dengan ngeganggu Endanya ngenet siang2.

Photobucket

Belajar mengenal saudara dengan photo album.

Photobucket

Belajar mengenal kebaikan dan keburukan dari buku cerita dan dongeng

Photobucket

Belajar mandiri dari sepatu, "Kay ... ayah mo berangkat kerja neeh, mana sepatunya?!" ..

Sebenernya masih banyak lagi yang Kay pelajari dari nakalnya dia, kayak misal aja abis bangun tidur trus pipis, trus biasanya Kay langsung di cuekin ma ayah & enda dengan kesibukan paginya, Kay nggak bisa kalo nggak ke kamar depan yang banyak buku dan majalahnya, dan dalam 5 menit ... breng ... berantakan semua buku2nya, Ayah yakin banget kalo Kay suka banget sama buku. Apalagi yang ada gambar warna2ni ... wew, buka sana buka sini nggak selese2.

Kalo sekarang Kay lagi seneng banget kalo ada suara orang bernyanyi, Kay bisa langsung tegak dan bersenandung tanpa arti ... (lucu banget) karna nggak juga berbunyi sebuah kata-kata apalagi kalimat, nggak juga sama nadanya dan nggak sama juga temponya, dan lucu lagi kalo lihat iklan anak2 dan lagu yang ada jogetnya ... emmmm, lihatlah pantatnya si goyangkan ... hahahahaha (sayang ayah belum bisa dapetin fotonya).

Tuesday, April 21, 2009

Boneka dari Tante Feifei

Sore ini Ayah ngajakin Bunda ma Kay ke rumah Om Olson, rumahnya ngak begitu jauh dari rumah Kay, cuman di belakang rumah, tapi karna diperumahan kita harus memutar untuk sampe kerumahnya. Depan rumahnya ada akuarium besar yang didalamnya terdapat ikan kecil lucu lucu, Kay sangat suka ngeliatinnya sambil tunjuk sana tunjuk sini ngikutin gerak ikan yang sangat lihai.

Om Olson dan Tante Feifei ada di rumah rupanya, rumahnya penuh foto-foto di dindingnya dan ada beberapa boneka yang jadi hiasan disana. Kayla yang merasa rumahnya sepi banget karna nggak ada satu bingkaipun foto yang tercantol disana, sangat tertarik buat tunjuk sana tunjuk sini, satu persatu bingkai itupun di tunjuknya .... namanya juga anak kecil
Photobucket

Buat Kay nggak perlu waktu yang lama untuk menjadi deket, nggak sampe sepuluh menit Kay di sana Om Olson dah bisa ngajakin Kay buat liatin Akuariumnya dan juga Tante Feifei, langsung akrab deh ... apalagi Kay ngerasa jadi pusat perhatian, seneng banget kelihatannya. Malahan Kay di kasih Boneka Beruang kecil yang terjepit di boneka hati, bagus banget bentuk dan komposisinya. Terimakasih ya Tante & Om, kita nggak bisa lama-lama masalahnya kita juga nunggu Om Yoko Yang sampe malempun nggak juga dateng.

Sunday, April 19, 2009

Tracking ke Baturraden

Kebetulan hari ini pas hari ulang bulan Kay yang ke 14, dan ayah berencana buat ke Baturraden. Tapi karna dari pagi ada tamu silih berganti jadinya jadwalnya di mundurin.

Ini ayah banget, tracking lewat jalan-jalan yang nggak biasa dilalui orang biasa ke Baturraden. Kali ini ayah mengajak lewat tugu Prompong trus naik ke atas lewat Karang Tengah dan akhirnya sampai ke DAM Jepang, terus naik Ke Baturraden, Peternakan Sapi Perah, dan turun lewat Curug Cingongak, Sumbang, Tambaksogra dan balik lagi ke Pabuwaran. Huff ... 60% perjalanan adalah Hujan dan 50% Naik 50% Turun.
Photobucket


Photobucket


Photobucket


dan beberapa foto udah di aplot ayah ke Panoramio.com

Saturday, April 18, 2009

Trauma Topeng Monyet

Pernah nonton Topeng Monyet?, Topeng Monyet adalah salah satu tontonan tradisional rakyat yang makin lama makin jarang keliatan. Hiburan ini sebenernya sangat menghibur terutama buat anak-anak, meskipun bunda dari dulu ga begitu suka dengan pertunjukan yang menggunakan hewan untuk membantu pertunjukan atau bahnak obyek utama pertunjukan. Kami punya sedikit cerita tentang topeng monyet ini....

Wiken Sabtu yang cerah....Kayla dah bersiap dandan rapi buat main di Alun-alun. Maklum, beberapa hari ini bahkan semingguan terahir kota ini ga pernah lepas dari guyuran hujan, yang biasanya terjadi setelah jam satu siang (mulai masuk musim pancaroba mungkin). Hawa kota ini juga menjadi sangat panas siang malam....(kalo ga banyak sabar, suka terbawa emosi saking panasnya)...Global warming getting worse .

Sore yang "lumayan" cerah ini, bunda ma kay n Ayah berencana main di Alun-alun, saben sore alun-alun kota penuh ma lautan anak-anak, dari bayi yang masi merah warnanya ampe bapak-bapak dan Ibu-ibu bahkan kadang udah kakek dan nenek juga pada ngumpul di Alun-alun. Alun-alun ini tempatnya 2x lapangan sepakbola, setelah alun-alun di satukan sekarang rumputnyapun di rawat extra (soalnya setiap beberapa hari sekali sering terlihat petugas yang sibuk menyemprot rumput dengan pipa gede yang tersambung ke sebuah mobil tangki berlabel PEMDA ).

Sebenernya sejak kami mutusin untuk pindah ke purwokerto (aku ma suami dulunya kuliah dan kerja di Jogya) kita udah kepikiran kalo tempat untuk bermain dan hang out jadi terbatas (maklum ini kota kecil, sangat jauh dari keramaian). Sempet sedih juga, kalo pingin ngajakin Kay jalan ato hang out ke tempat-tempat favorit dulu ma suami saat masih di Jogja (such as Pantai Baron, Pantai Sundak, Kaliurang, Pasar Ngasem, Soto Tugu, Gudeg Tugu, dll). sesekali kami memang nyempetin ke Jogya, tapi belum semua tempat dah Kay jelajahi selama di Jogya karena keterbatasan waktu liburan.


Eniwei, balik ke alun-alun ....
jam setengah lima kami dah nyampe (butuh waktu 10 menit dari rumah ke alun-alun) ternyata "temen-temen" Kay dah pada berkumpul, karena sore ini langit cerah dan awannya bagus pengunjung yang dateng keliatannya lebih banyak dari wiken-wiken sebelumnya rupanya, kegiatan ngumpul-ngumpul kayak gini bisa melupakan sementara waktu aktivitas kerja dan kesibukan lain yang setiap hari mengimpit kita...


Kayla suka sekali dengan envi alun-alun ini, soalnya selain tempatnya luas banget n seger dengan rumput dan beberapa pohon beringin teduh. Kami mengajak Kay kesini selain buat lebih belajar jalan juga biar dia bisa sosialisasi ma temen-temen sebayanya. Karena envi perumahan yang kami tempati masi lumayan sepi, perumahan baru baru sih, cuma da beberapa temennya Kay yang umurnya sebaya tapi jarang juga ketemuannya. Alun-alun dah dipenuhi anak-anak kecil yang berlarian, nangkep bola, main balon sabun, "bengong", makan sore, naik odong-odong, dan masih banyak yang lainnya.

Nah, belum lama berjalan di atas rerumputan, terdengar alunan musik khas "Topeng Monyet" ternyata bener, di ujung alun-alun sebelah barat utara terdapat pertunjukan "Topeng Monyet"(biasanya kami ga pernah liat ada topeng monyet mentas disini) karna seakan-akan semua pengunjung di alun-alun tersedot kearah suara yang mengiringi pertunjukan "topeng monyet" spontan Kay juga berjalan mengarah ke sumber suara dan Ayah juga menuruti saja kemana kaki Kay berayun. Ayah dan Kay berhasil masuk ke dalam lingkaran penonton dan duduk tepat di linggkaran terdepan, sedang enda hanya berdiri di lingkaran luar.

putrikay

Awalnya, Joki Topeng Monyet mempertontonkan kelincahan monyetnya dengan mengenakan baju biru sambil bawa gerobak mini-nya. Sesekali monyet itu sengaja menabrak penonton. Beberapa penonton ada yang takut dan seketika itu berlari saat monyet itu mendekat dan teriakanpun pecah walaupun setelahnya penonton tertawa terpingkal-pingkal. Makin lama monyet itu, disuruh tampil lebih atraktif sama Joki, tanpa ragu-ragu pelatih yang memegang rantai monyet menarik rantai yng terikat kuat dileher si monyet. Kok, lama-lama aku jadi ga betah lagi nontonnya, terlalu sadis mungkin. Aku kasian aja acapkali aksi si-Monyet melambat, sentakan kuat harus diterima si monyet dilehernya, As a human, aku ngerasa miris.

Ditengah pertunjukan,
hiks...hiks...hwaaaa!! tangisan Kay membuat Ayah sesegera mambawanya ke Enda dan membuat Enda tersentak dari lamunannya, ternyata Kayla nangis waktu liat banyak penonton menjerit-jerit takut (ternyata si monyet makin agresif)...

Ini bukan kali pertama Kay nangis sesenggukan kayak gini, ini juga terjadi sewaktu kami liburan menumpang perahu nelayan menyeberang ke pulau Nusakambangan, Cilacap. Sewaktu mau turun (masih digendongan Ayahnya), ombak masih besar, perahu masih terombang-ambing, namun beberapa penumpang lainnya berteriak ketakutan dan berusaha untuk turun secepatnya, saat itu Kay jadi ikut-ikutan menjerit dan menangis keras....(isn't she get trauma? or just my feeling?)

Sepertinya....Kay mulai sensi sama teriakan...aku harus segera merecover kondisi ini, paling nggak untuk saat ini aku menguasai perasaan takutnya dengan menjauhkannya terlebih dahulu dengan sumber ketakutannya (teriakan, panik...)
_come to bunda Dear...._

Untuk meredam ketakutannya, kami berjalan-jalan kembali dan menemukan beberapa anak yang sedang naik Odong-odong, ya udah Kay naik Odong-odong (sampe lama lo), dia mengangguk-anggukan kepalanya saat musiknya diputer dan diem saat nggak ada musiknya bahkan sesekali terdengar suara "ahhh ..." waktu musiknya berhenti, dan alhamdulillah lumayan menghibur...

Kami pulang Bada Maghrib, setiba di rumah Kay makan baso dan nonton "Are Smart Enough Than 5th Grade" bintang tamunya kocak banget, desta ma Vincent Club 80's. Bunda ma Ayah juga saling secepet-cepetan jawab pertanyaannya, kalo ada hubungannya ma IPA, Matematika udah pasti enda jagonya...tapi kalo ada hubungannya ma IPS, SENI ma olahraga, Ayahlah yang paling jago dan kencenga jawabnya...(ok, 50-50 ya)

Thursday, April 16, 2009

Lipstik Bunda

Kyaaa!.... Animated Emoticons saat Kayla aku tinggalin sebentar, dengan suksesnya Kay merusak lipstikku...
Justify FullAwalnya, Kayla bangun tidur trus, biasanya dia langsung bangun dan cari aku, tapi kali ini lain...
Dengan sangat lihai, Kay membuka lemari kosmetikku dan nemuin lipstik warna kesayanganku. Ga tau terusannya, pas aku datengin ke kamar, Lipstikku dah ga karuan lagi bentuknya. Rusak, patah-patah, belepotan ke baju, sprei, lantai.....
hiks....Kayla....(tapi begitu liat muka polosnya yg g sadar dah buat chaos...dia malah teriak "Acica!...Acica!) Bunda ga marah...tapi jangan diulang ya Nak....

Pulang kerja, Aku langsung kasi tau ke Ayah (maksudnya minta ganti yang baru)...Ayah cuma senyum...mesem....arrgghh!!! segitu doang ekspresinya hehehe .... terpaksa aku ikut senyum aja melihat Kay makin hari makin canggih tingkahnya ...

Thursday, April 9, 2009

Ke Pantai

Hari ini kami sekeluarga "mencontreng" ke pantai, daftar tujuan wisata yang sudah lama banget kami nantikan. Tempat favorite kita berdua saat masih pacaran dulu di Jogja. Kalo dulu sih kita seneng banget pasir putihnya pantai Sundak, yang begitu lembut dan benar benar putih.
Lain dulu lain sekarang, setelah ayah benar benar sibuk cari uang liburanpun terasa susah di jadwalkan, apalagi si kecil Putri Kay yang mesti dipikirin banget klo harus pergi jauh dengan motor.
Ini kali pertama Kay di ajak ke pantai dan kali pertama Kay naik motor dengan jarak tempuh terjauh (Purwokerto - Cilacap). Jadi perjalanan mesti santai dan yang pasti save banget buat Kay.
Perjalanan dimulaiiii .... pertama beli bekal jajan di pasar Cerme 2,5 km dari rumah, pasar ini adalah pasar buat belanja harian Enda. Setelah membeli perbekalan (nggak cukup-cukup amat) kita langsung meluncur aja ke arah Cilacap lewat Wangon, yang kalo di itung-itung berjarak sekitar 65km (menurut alat pengukur di Google Earth). Santai saja ... perjalanan memang nggak serius banget (ngebut) paling banter 60 km/jam.
Wadoh mungkin karna pelum sempet sarapan, ayah sudah kasih aba-aba kelaparan dengan bolak-balik liatin warung makan (lucu juga aba-abanya). Mungkin karna sudah nggak tahan banget akhirnya ayah berhentiin motornya di daerah Bendung Gerak Serayu desa Notog, dimana tempat itu masih hutan pinus dengan latar depan sungai Serayu dan jembatan kereta yang sangat bagus buat di poto (mungkin ini juga alasan ayah memberhentikan motornya disini). Bener juga, setelah menyantap 2 ekor lumpia dan 1 teguk minuman ayah langsung pamit buat turun sebentar ke bawah, ambil posisi dan tengak tengok kanan kiri maka dikeluarkanlah kamera andalannya (ini ayah banget), dan hasilnya ... liat sendiri di Panoramio.com. Ayah seneng banget Animated Emoticonsdengan kegiatan ini, sampe-sampe hampir 90 persen foto koleksinya di Panoramio.com udah bertengger di Google Earth, www.boo.com, ja.tixik.com (zh, pt, ko, es & cs) indonesia.itravel.thruhere.net, posterpillar.net, itu aja sih. Ngomong-ngomong nih ... Kay terus aja bobok di sepanjang perjalanan, kali aja mang waktunya dia bobok. Setelah selesai dengan semua urusan perut, kamipun langsung meneruskan perjalanan ke Cilacap.

Bendung Gerak Serayu

Perjalanan yang panjang ... akhirnya sampai juga di pantai teluk Penyu Cilacap atawa orang Cilacap bilang THR (nggak tau tuh kepanjangannya). "Bu mau nyebrang ke Nusakambangan, cukup 20 ribu per orang?" baru aja duduk langsung aja ada orang nawarin buat nyebrang ke pulau Nusakambangan, "10 ribu per orang mau" iseng banget enda nawarnya ... setelah bolak balik akhirnya mau juga ... hahahaha.
putrikay Untuk pertamakalinya Kay naik perahu kecil, kay duduk sendiri pegangan kayu dan enda duduk di belakannya, setelah sampai di seberang rupanya kita harus bayar 3000 rupiah per orang buat masuk ke wilayah Benteng peninggalan Potrugis dan pantai pasir putih. Kira kira sekitar 15 menit buat nyampe ke sana, tapi kayaknya sudah 30 menit saat kita lihat sebuah bangunan penuh semak belukar. Walaupun ayah mendapat tugas menggendong Kay tapi ngak pernah henti-hentinya ayah memotret tumbuhan hutan dan sesekali memang berhenti sambil menghela nafas. Kay cuman diam memperhatikan ayahnya dan sesekali dia seakan menanyakan "ayah tu ngapain sih!".
Berhenti sejenak di Pelataran Benteng buat memberi kesempatan Kay buat mimo. dan nggak beberapa lama kita langsung menuju pantai pasir putih, tanpa berpikir panjang langsung mengajak Kay buat merasakan deburan ombak dan butiran pasir putih. Pada awalnya sih takut gitu, tapi pada akhirnya malah dia sendiri yang mengejar-ngejar ombaknya.

putrikayUps, setelah lama bermain di pantai, sudah saatnya buat balik ke teluk Penyu dan Ups lagi ... ternyata pakaian Kay dititipin di deket tempat parkir motor, terpaksa deh ayah lepas baju buat Kay sampai di teluk Penyu.
Sesampainya di teluk Penyu, kita langsung mandi bilas, makan di seafood (udang asam manis dan kakap bakar) wew rasanya mantab ....

Besok lagi yah ceritanya dah capek neeh

Tuesday, April 7, 2009

Kay jual Es Mambo...

Abis bangun tidur pagi, Kay main dorong2an. Alatnya pake box besar yang ada roda dibawahnya. Box ini buat nyimpen pakaian baru, pakaian yang masih kebesaran, tisue basah, pampers dan peripheral kay laen (hehehe).

Kay suka main box ini buat ngelancarin jalannya, maflum, kay masih belum lancar kalo jalan, maunya ditetah melulu...

Kali ini Kay muter-muter beberapa kali pake box birunya sampe bosen trus minta makan...

Menu makan siang hari ini soup daging pake isian baso, wortel,tahu putih, n kentang. Tumben,karena abis main yang butuhin tenaga ekstra, kayla makan 2 mangkuk, setelah makan aku siapin pisang ambon yang dipotong kecil2 (finger food) buat penutup mulutnya. Lucunya, kayla tetep semangat makan pisang walopun dah kenyang makan nasi ma soup. Makasih ya sayang, kamu mau makan setelah seminggu sakit yang bikin Nda mumet masakin apapun ga dimakan ... makasih, mercy beacouop dear Kay...

Karena planning sore nanti mau makan bareng, aku siapin Kay buat tidur siang lebih cepet...Awalnya lama banget nidurin, mungkin masi kekenyangan, lama-lama ta bacain beberapa ayat pendek ma nyanyi-nyanyi khirnya terdengar dengkuran halus khas Kay...pertanda si putri telah tertidur ...show time for me beberes mainan, makan siang, browse beberapa artikel ma sholat...leyehan dululah....


Dua tahun pernikahan ini

Alhamdulillah Gusti Allah, Akhirnya pernikahan ini nyampe 2 taun. 2 taun mungkin buat orang2, masi biasa...belum bener-bener teruji....but, For us (me hubby n me) 2 taun belakangan ini merupakan masa-masa yang kami lalui dengan segala suka duka yang komplit. Memulai semuanya dari ZERO...having lil baby, ngerawat, ngedidik, try having house, get a hommy house sampe hal-hal kecil kayak selisih paham (ta akui paling banyak mendominasi awal-awal pernikahan ini sampe sekarang).

Tapi, matur nuwun sangetnya...Gusti Allah masih menyatukan cinta kami, masih sering "ngelingi"kami bahwa lil kay need us more than our ego.

As a wife and moms, aku bener-bener ngakui aku ga perfect! mungkin jauh dari sempurna...masih suka nduluin ego ... sering bikin chaos mungkin....tapi, waktu membuatku belajar...aku belajar sendiri dululah menata hati dan perasaanku(cie...jd mw nangis klo inget )

Harapannya kedepan kami bisa menjadi orangtua yang baik buat lil kay, bisa menyekolahkannya di tempat yang baik, mendidiknya menjadi anak yang berguna buat agamanya, bangsa ini dan keluarga....(amin)

Ya Gusti, ridhoilah kami sekeluarga, beri kami cinta yang lebih lagi, ajari kami saling menyayangi lebih lagi dan ajari kami dengan ketulusan keiklasan dalam memberi dan menerima.....

Terimakasih Ayah, suamiku, temenku...
makasih buat stock kesabarannya yang InsyaAllah ga pernah habis...hehe
makasih udah selalu bantu aku dalam segala hal...sampe yang paling kecil dan remeh...
makasih udah selalu memberi cinta, sayangnya walau aku suka ga maksimal jadi istri...
makasih udah melindungi aku ma Kay from anything....
makasih udah kerja keras nafkahin kami ...sampe malem...kadang ujan, petir....
(matur nuwun sanget 2 taun yang lalu jam 8 pagi udah mengucap akad untuk memperistri_ku dalam suka dan duka...)

_aku janji banyak belajar dari pengalaman kita...7 taun pacaran, 2 taun pernikahan, 13 bulan diberikan anugrah anak tercinta_

_jangan berhenti ...jangan pernah berhenti menjadi a part of my life_

_matur nuwun sanget ayah dan kayla_


ps. akhirnya, planningnya hari ini kami bertiga makan di tempat favorit (hehehe)

Monday, April 6, 2009

Kayla try da hat

sehari before D-dAY...ga kerasa udh mau ultah pernikahan ...ke 2
Bingung mau ngapain besok...belum libur, Ayah masi kerja, maunya kay ditipkan ke ibu Animated Emoticonsmertua...aku mau ajak Ayah makan Animated Emoticons tapi........nggak tega bo!! kay is a part of my marriage...(ya udah...ntar jadi pendarahan otak mikirin planning yg blm jelas...)

Hari ini kay lagi suka pake topi kertas sisa ultahnya Animated Emoticons ...(bikin dia makin lutcu...!) lv u honey...

putrikay

emote by addemoticons.com

Potong poni pertama

Rambut kayla bentuknya lucu, kriwil as her father. Tapi ga semua mengkriwil, bagian utama rambutnya lurus kayak aku, tapi bagian ujung kriwil.

Udah lama banget, ibu mertua suruh aku potong rambut Kay, bahkan kakung kay di Palembang juga sependapat kalo udah saatnya kay potong rambut lagi. But, anywe buswe...ayahnya sangat2x ga bole kalo "anak gadisnya" harus potong rambut lagi buat kedua kalinya setelah aqiqah kay setaun yang lalu, mafhum... waktu pertama kali kay potong rambut, waktu itu umurnya baru 10 hari. Aku ma Ayahnya harus merelakan keilangan rambut kay yang saat masi bayi udah lebat lurus.(like this portrait)

become like this...( look like shaolin, rait? )

Karena setelah Kay potong rambut yang pertama dulu, Kay jadi keliatan kaya cowok hehe, kontan Ayahnya paling menentang kalo Kay harus potong rambut lagi...

Tapi, keliatannya aku amati beberapa hari ini, terutama kalo jam makan...dia selalu gerah nyingkirin poni...jadi kasian ngeliatnya...(terbersit buat motong)

Pas makan siang siang...aku ambil gunting ma sisir, sambil mengucap Basmallah first, lambat-lambat aku potong rambut Kay...(selang beberapa detik setelah Kay being dora wannabe...aku inget...belum minta izin ke ayah...kya!!!)

Dengan Pede...aku mutusin g bilang ato sms dulu, kalo Ayah pulang biar surprise...tapi agak takut...(malah sangat)...
Sorenya, sebelum Ayah pulang...aku nyiapin kayla serapi mungkin...rambutnya aku buat serapi mungkin (nggak disisir kayak Dora banget...)

Lucunya, pas pulang Ayah ga begitu memperhatikan, karena Kay keburu manja minta digendong ma main klitik-klitikan...jadinya ku kasi tau...Ayah sempat speechless...
trus diliatnya kay...diperhatiin seksama...THANKS GOD! Ayah g marah...cuma...komen "kayak dora, tapi sayang kriting"....hehehe
(ini nih penampilannya kay sekarang)

Sunday, April 5, 2009

Hang out setelah kayla sakit

Wekend ini aku manfaatin buat keluar setelah lebih 1 minggu dirumah ngerawat kayla yang lagi sakit.

Karena udah lama g ngajakin Kay ke pasar, aku ma suami bawa kay ke pasar tradisional terdekat yang letaknya ga jauh dari perumahan sekalian nyetok makanan. Awalnya, abis dari pasar kita langsung hunting foto ke stasiun (karena ayahnya Kay lagi tertarik _anything bout train_), sayangnya setelah aku selesai belanja kayla malah ketiduran, ya udah rencananya Gatot (gagal total).

Sorenya, setelah Kayla istirahat, akhirnya kita jadi hunting foto ke stasiun Purwokerto. Pas nyampe, kebetulan lagi ada kereta yang berhenti untuk nurunin penumpang. Kereta itu adalah Kereta Senja Utama jurusan Jogya. Kayla seneng liat kereta yang relnya panjang terus suaranya berisik banget saat mau melanjutkan perjalanan.

putrikay

Habis ngeliat Kereta Senja Utama Kayla diajak ngeliat beberapa kereta yang lagi nongkrong di Stasiun, salah satunya kereta dari Dinas Perkeretaapian n Kereta Pertamina.

Belum lama kita motret, gerimis mengudang dewh...akhirnya kita mengakhiri hunting kereta. But, anytime, kita bakal ajak Kay naik kereta lagi...